Monday, October 3, 2011

Pria lebih rawan tersambar petir

·

London – Hasil riset terbaru menunjukkan hal sangat mengejutkan. Diketahui, pria lebih cenderung mati karena tersambar petir dibanding wanita. Mengapa?

Dari 648 kasus mati tersambar petir selama 13 tahun di seluruh Amerika Serikat (AS), 82% adalah pria. Kegiatan rekreasi dan olah raga hampir setengahnya berkontribusi pada kematian ini. Faktanya, sebanyak enam pria mati di tahun ini saat sedang bermain golf di Shreveport, Lousiana. dan lainnya bermain baseball di Ruby, South Carolina.

"Pria lebih berisiko tersambar petir," ujar spesialis keamanan petir National Weather Service (NWS) John Jensenius pada Science yang melakukan riset ini. Hal ini karena pria cenderung melakukan pekerjaan di luar ruangan, lanjutnya. Di AS, Juli menjadi bulan mematikan dalam hal ini dengan rata-rata kematian 18 korban.

Ini diduga akibat meningkatnya kegiatan luar ruangan di saat badai memuncak selama periode ini. Negara bagian paling berbahaya adalah Florida. Pasalnya, Florida memiliki iklim tropis yang membuatnya memiliki badai petir lebih banyak dibanding tempat lain di AS.

"Selain itu hasil riset menunjukkan, pria berusia 10-19 menjadi rentang usia paling banyak menjadi korban sambaran petir. Sebab, di usia itu mereka kebanyakan sedang libur sekolah dan anak-anak sering bermain di luar ruangan, ujar badan cuaca AS itu."

Para ahli NWS menekankan, badai petir mampu menembakkan petirnya sejauh 16 km dari intinya.

"Persepsi umumnya, petir terjadi hanya saat badai gelap dan berpetir. Namun, petir mampu merambat di jarak yang cukup jauh dari tempat hujan turun," tutup meteorolog Robert Molleda.

0 comments:

Blog Archive